Kamis, 01 November 2012

Manusia dan Keindahan

Tulisan

Manusia dan Keindahan


            Kali ini saya akan menjelaskan sedikit tentang Manusia dan Keindahan
Setiap Manusia pasti menyukai keindahan, keindahan adalah suatu nilai dan unsur penting yang mengiringi kehidupan manusia sehari hari.

             Keindahan sendiri mempunyai arti yaitu:
Keindahan diartikan sebagai keadaan yang enak dipandang, cantik, bagus benar atau elok. Keindahan dipelajari sebagai bagian dari estetika, sosiologi, psikologi sosial, dan budaya. Sebuah “kecantikan yang ideal” adalah sebuah entitas yang dikagumi, atau memiliki fitur yang dikaitkan dengan keindahan dalam suatu budaya tertentu, untuk kesempurnaannya

              Sudah jelas bahwa Manusia dan keindahan sangat erat hubungannya.
Keindahan yang biasa kita temui setiap hari adalah keindahan alam dan keindahan makhluk, keindahan alam sebagai contoh adalah apabila ketika kita pergi ke sebuah daerah pegunungan dan melihat betapa indahnya pemandangan alam yang ada disana. Sedangkan keindahan makhluk sebagai contoh apabila ketika kita melihat manusia lain pria melihat wanita yang cantik dan elegan, wanita melihat pria yang sangat berwibawa dan tampan, inilah daya tarik yang dinamakan keindahan dari sesama makhluk hidup.

               Seperti pernyataan yang dikutip dari wikipedia.com:
“Keindahan atau keelokan merupakan sifat dan ciri dari orang, hewan, tempat, objek, atau gagasan yang memberikan pengalaman persepsi kesenangan, bermakna, atau kepuasan.”
yang semakin menguatkan hubungan manusia dan keindahan adalah sesuatu yang penting dan berharga bagi kehidupan kita.

                Pada dasarnya semua unsur yang ada di muka bumi ini memiliki keindahan, keindahan dapat berupa keindahan alam, keindahan karya seni, keindahan musik ataupun bisa juga keindahan pada manusia itu sendiri yang di ciptakan dengan kesempurnaan di bandingkan makhluk Tuhan yang lain. Semua unsur di muka bumi ini adalah ciptaan Tuhan maka pada dasarnya keindahan itu bersumber dari Tuhan dan di ciptakan oleh Tuhan untuk dapat di nikmati oleh manusia, sehingga perasaan kita akan merasa lebih baik karena adanya keindahan itu sendiri.

                 Oleh sebab itu kita harus bersyukur kepada Tuhan yang telah menciptakan semu keindahan yang ada di alam semesta ini termasuk kita sebagai manusia yang memiliki segala bentuk keindahan yang sempurna di bandingkan makhluk yang lain dan dapat juga menciptakan suatu keindahan. Dan jangan pula kita merusak semua keindahan di dunia ini yang telah di ciptakan Tuhan, malah sepatutnya kita menjaga dan melestarikannya.

Manusia dan Cinta Kasih

Manusia dan Cinta Kasih

Cinta kasih adalah sebuah anugerah yang di berikan kepada sang Pencipta kepada kaumnya. Perasaan cinta kasih akan timbul dari diri kita sendiri kepada orang lain. Hal itu semacam perasaan yang saling menghargai antara satu dengan yang lainnya serta tidak memperdulikan perbedaan-perbedaan yang muncul di antara kita. Cinta kasih membutuhkan ketulusan dan pengorbanan serta rasa saling toleransi antara satu dengan yang lainnya.

Cinta kasih bukanlah rasa untuk memiliki satu sama lainnya tetapi rasa cinta kasih adalah rasa saling menghargai dan menghormati walaupun mempunyai perbedaan satu sama lainnya. Lain halnya dengan lirik lagu Agnes Monica feat Titi DJ yang berjudul Hanya Cinta yang Bisa “hanya cinta yang bisa menaklukan dendam, hanya kasih sayang tulus yang mampu menyentuh, hanya cinta yang bisa mendamaikan benci, hanya kasih sayang tulus yang mampu menembus ruang dan waktu”. Tak ada satupun orang yang bisa hidup tanpa merasakan cinta kasih.
Contoh tentang cinta kasih, seperti seorang ibu yang cinta kasih terhadap buah hatinya. Dia rela membawa kemana-mana sang buah hati selama 9bulan lamanya di dalam perutnya. Saat sang buah hati lahir, dia mempersiapkan semua kebutuhan untuk si buah hati dengan keringatnya sendiri sampai si buah hati besar.  Dan menjadi seseorang yang sukses bagi ibunya, keluarga serta negaranya. Pengorbanan ibulah yang sangat penting bagi seorang anak, tanpa ibu anak tidak akan bernilai apa-apa di mata orang banyak.
Kedamaian dunia tidak akan tercipta tanpa adanya cinta kasih. Jika kita ingin hidup damai di dunia ciptakanlah rasa saling peduli dan saling tolong menolong. Cinta kasih juga bisa diwujudkan dengan membantu orang yang sedang kesusahan, memberi perhatian kepada orang yang dikesampingkan, dan juga mengangkat martabat orang-orang yang tertindas.
Begitu banyak kekacauan di dunia ini yang di timbulkan dari tidak adanya rasa cinta kasih terhadap sesama kita. Padahal, jika kita saling menghargai dan menebarkan rasa cinta kasih kita kepada orang lain, maka orang lain juga akan menebarkan rasa cinta kasihnya kepada kita. Oleh sebab itu, selalu tebarkan rasa cinta kasih kita kepada orang lain, agar kedamaian selalu tercipta di lingkungan kita atau di dunia kita.
 

Konsepsi Ilmu Budaya Dasar Dalam Kesusastraan

Tulisan

Konsepsi Ilmu Budaya Dasar 

Dalam Kesusastraan

           Kesusasteraan merujuk kepada hasil seni yang disampaikan melalui bahasa. Dari segi hurufiahnya, perkataan kesusasteraan bermaksud "kumpulan buku-buku yang indah bahasanya dan baik isinya." Pada erti kata yang lebih luas, kesusasteraan boleh dimaksudkan sebagai segala pengucapan yang indah-indah, sama ada ia tertulis atau tidak.

           Kesusasteraan pada lahiriahnya wujud dalam masyarakat manusia melalui bentuk tulisan dan juga wujud dalam bentuk lisan. Dalam kehidupan sehari-harian, kedua-dua bentuk kesusasteraan sememangnya tidak terpisah daripada kita. Misalnya, kita akan mendengar muzik yang mengandungi lirik lagu yang merupakan hasil sastera. Dan kita sendiri pula akan menggunakan pelbagai peribahasa dan pepatah yang indah-indah yang sebenarnya juga merupakan kesusasteraan.
Ada tiga hal yang berkaitan dengan pengertian sastra, yaitu ilmu sastra, teori sastra, dan karya sastra.
1. Ilmu sastra adalah ilmu pengetahuan yang menyelidiki secara ilmiah berdasarkan metode tertentu mengenai segala hal yang berhubungan dengan seni sastra. Ilmu sastra sebagai salah satu aspek kegiatan sastra meliputi hal-hal berikut :
        A. Teori sastra, yaitu cabang ilmu sastra yang mempelajari tentang asas-asas, hukum-hukum, prinsip   dasar sastra, seperti struktur, sifat-sifat, jenis-jenis, serta sistem sastra.
        B. Sejarah sastra, yaitu ilmu yang mempelajari sastra sejak timbulnya hingga perkembangan yang terbaru.
        C. Kritik sastra, yaitu ilmu yang mempelajari karya sastra dengan memberikan pertimbangan dan penilaian terhadap karya sastra. Kritik sastra dikenal juga dengan nama telaah sastra.
        D. Filologi, yaitu cabang ilmu sastra yang meneliti segi kebudayaan untuk mengenal tata nilai, sikap hidup, dan semacamnya dari masyarakat yang memiliki karya sastra.
Keempat cabang ilmu tersebut tentunya mempunyai keterkaitan satu sama lain dalam rangka memahami sastra secara keseluruhan.


2. Teori sastra adalah asas-asas dan prinsip-prinsip dasar mengenai sastra dan kesusastraan.


3. Seni sastra adalah proses kreatif menciptakan karya seni dengan bahasa yang baik, seperti puisi, cerpen/novel, atau drama.


         Pengetahuan tentang pengertian sastra belum lengkap bila belum tahu manfaatnya. Horatius mengatakan bahwa manfaat sastra itu berguna dan menyenangkan. Secara lebih jelas dapat dijelaskan sebagai berikut:
1. Karya sastra dapat membawa pembaca terhibur melalui berbagai kisahan yang disajikan pengarang mengenai kehidupan yang ditampilkan. Pembaca akan memperoleh pengalaman batin dari berbagai tafsiran terhadap kisah yang disajikan.
2. Karya sastra dapat memperkaya jiwa/emosi pembacanya melalui pengalaman hidup para tokoh dalam karya.
3. Karya sastra dapat memperkaya pengetahuan intelektual pembaca dari gagasan, pemikiran, cita-cita, serta kehidupan masyarakat yang digambarkan dalam karya.
4. Karya sastra mengandung unsur pendidikan. Di dalam karya sastra terdapat nilai-nilai tradisi budaya bangsa dari generasi ke generasi. Karya sastra dapat digunakan untuk menjadi sarana penyampaian ajaran-ajaran yang bermanfaat bagi pembacanya.
5. Karya sastra dapat dijadikan sebagai bahan perbandingan atau penelitian tentang keadaan sosial budaya masyarakat yang digambarkan dalam karya sastra tersebut dalam waktu tertentu.


MANUSIA DAN KEBUDAYAAN

TULISAN
MANUSIA DAN KEBUDAYAAN
             Manusia adalah mahluk yang kompleks. Manusia merupakan perwujudan dari penciptanya. Secara teori, manusia terdiri dari empat unsur yang saling terkait yaitu jasad, hayat, roh, dan nafs. Sedangkan kalau dilihat dari sisi kepribadian manusia tediri dari id, ego dan super ego.
                Di dalam diri manusia terdiri dari dua bagian yaitu tubuh dan jiwa. Kedua hal tersebut merupakan satu kesatuan yang tidak terpisahkan. Tubuh jika sudah mati akan rusak (kembali menjadi tanah). Bagian tubuh ini dapat diraba, dan dilihat. Sedangkan bagian lain yang juga memiliki peran yang sama dalam menyusun diri seseorang adalah jiwa. Bagian jiwa ini bersifat abstrak dan hanya dapat dirasakan melalui tingkah laku atau sikap yang dilakukan oleh tubuh. Bagian jiwa ini bersifat kekal (abadi). Jiwa akan tetap ada walaupun tubuh sudah rusak.
Manusia merupakan mahluk Tuhan yang paling sempurna. Dengan dibekali akal, rasa dan karsa manusia dapat berbuat kebaikan juga berbuat kejahatan. Dengan akalnya manusia dapat menciptakan/ membangun sesuatu yang dapat berguna bagi manusia pada umumnya. Dengan rasa manusia dapat membangun/ menciptakan seni dengan rasa yang sangat tinggi. Dengan akal dan rasanya juga manusia dapat menghancurkan dan membuat nilai – nilai dari satu benda atau kemanusiaan menjadi rendah. Hal ini dapat kita lihat dari adanya peperangan.
Hal ini juga dapat kita lihat melalui profil bangsa Indonesia saat ini. Jurang pemisah antara yang miskin dan kaya makin dalam dan lebar. Seakan – akan semakin sulit untuk sang miskin memperoleh cara untuk melewati kemiskinan tersebut. Apakah ini kebudayaan Indonesia?
Sewaktu, saya kecil dulu sering sekali mendengar tentang kehebatan bangsa Indonesia. Bagiamana para pahlawan dengan sikap patriotik dapat menentang dan mengusir penjajah dari muka bumi Indonesia hingga saatnya dapat memperoleh kemerdekaan pada tanggal 17 Agustus 1945. Sikap negarawan dan patriotik para pahlawan revolusi dalam mempertahankan Pancasila sebagai ideologi yang tidak tergantikan oleh ideologi manapun. kekaguman itu pun sirna ketika saya harus melihat adanya dua kebudayaan yang sangat bertolak belakang.
Kebudayaan pertama yaitu kebudayaan yang dimiliki oleh orang – orang besar. Kebudayaan ini lebih kepada material, organisasi modern, pengetahuan yang tinggi, mata pencaharian kantoran, system ekonomi yang sudah tertata rapi, menggunakan berbagai peralatan hidup yang serba mewah dan praktis, memiliki bahasa dengan dialek Indonesia dan luar negeri, dan memiliki kesenian yang umum (globalisasi). Sedangkan kebudayaan yang kedua adalah kebudayaan yang dimiliki oleh masyarakat miskin dengan system religi kepada Tuhan yang maha kuasa, organisasi masih belum teratur, pengetahuan yang rendah, memiliki mata pencaharian bertani atau pemulung, system ekonomi yang masih rendah, menggunakan peralatan yang dibuat sendiri, menggunakan bahasa daerah masing – masing dan masih memegang teguh keseniaan daerahnya.
             Adanya perbedaan yang sangat ekstrim ini dapat memicu adanya tindakan – tindakan dari kebudayaan bawah untuk mencapai kebudayaan tingkat atas. Tindakan – tindakan tersebut diantaranya adalah meningkatnya pengangguran di perkotaan, meningkatnya angka kriminalitas di perkotaan terutama kejahatan – kejahatan kekerasan, meningkatnya korupsi, dan sebagainya. Korupsi akan meningkatkan oleh orang – orang (pejabat) untuk mempertahankan gaya hidup kebudayaan masyarakat perkotaan agar tetap berada dalam lingkaran tersebut. Ketika cara – cara yang benar itu seakan – akan tertutup maka seseorang akan melakukan cara – cara yang tidak benar walaupun hal tersebut melanggar hokum. Sehingga secara tidak langsung korupsi menjadi kebudayaan (gaya hidup).
Yang paling berperan dalam mengontrol sinergitas antara kebudayaan masyarakat modern dan masyarakat miskin tersebut adalah pemerintah dan lembaga – lembaga kontrol sosial masyarakat (Toga, tomas dan kepala desa). Pemerintah harus dapat menciptakan peluang yang banyak untuk masyarakat miskin dapat memperoleh penghiupan yang layak seperti masyarakat perkotaan contohnya adalah pemerataan pembangunan dunia usaha. Kontrol sosial msyarakat harus mampu memberikan panduan – panduan, pengertian – pengertian hokum atau penjelasan – penjelasan terhadap masalah – masalah yang dialami oleh masyarakat miskin. Selain itu lembaga kontrol sosial ini juga memiliki fungsi untuk memberikan masukan kepada pemerintah dalam peningkatan kemampuan dan pengembangan diri masyarakat miskin.

ISD Sebagai salah satu MKDU


ISD Sebagai salah satu MKDU


ISD dan IPS:

Perbedaan ISD dengan IPS.
                Ilmu sosial dasar diberikan di perguruan tinggi, sedangkan IPS diberikan di SD hingga SMA
ISD merupakan satu mata kuliah tunggal, sedangkan IPS terdiri sejumlah mata pelajaran (untuk sekolah lanjutan).
ISD diarahkan untuk pembentukan sikap, sedangkan IPS diarahkan untuk pembentukan keterampilan.
ISD dengan IPS memiliki persamaan yaitu :

Sama-sama mempelajari ilmu-ilmu yang berhubungan dengan masyarakat dan hampir memiliki ruang lingkup yang sama dalam kemasyarakatan. Juga, merupakan bahan studi untuk program pengajaran, dan keduanaya terdiri dari kenyataan dan masalah sosial.
3 golongan bahan pelajaran ISD
Tiga golongan bahan pelajaran Ilmu sosial dasar Ilmu sosial dasar adalah ilmu yang didefinisikan berdasarkan suatu nilai dalam kependudukan yang bertempat di satu Negara yang bisa menilai, menyimpulkan, dan juga menganalasis suatu permasalahan yang ada di sekitarnya dengan bersosialisai akan tetapi juga masih menggunakan suatu nilai yang terpenting dalam ilmu sosial dasar yaitu fakta, konsep, dan teori nilai tersebut semua diambil dari sejarah, ekonomi, geografi sosial ,sosiologi, antropologi, psykologi sosial.Di berbagai masalah pasti ada jalan keluarnya entah bagaimana caranya pasti ada saja yang menemukannya dari melihat dari adanya fakta, analisis bermula suatu permasalahan, sampai cara berunding pun bisa mengatasi masalahnya maka dari itu didalam sebuah Ilmu sosial dasar terdapat tiga golongan bahan pelajaran yaitu
1. Kenyataan-kenyataan sosial yang ada dalam masyarakat, yang secara bersama-sama merupakan masalah sosial tertentu.
2. Konsep-konsep sosial atau pengertian-pengertian tentang kenyataan-kenyataan sosial dibatasi pada konsep dasar atau elementer saja yang sangat diperlukan untuk mempelajari masalah-masalah sosial yang dibahas dalam Ilmu Pengetahuan Sosial.
3. Masalah-masalah yang timbul dalam masyarakat, biasanya terlibat dalam berbagai kenyataan-kenyataan sosial yang antara yang satu dengan yang lainnya berbeda.